Rabu, 11 April 2012

aku udh nggak jadi bagian hidup kamu lagi tapi kenapa seluruh tubuhku bergetar saat melihatmu? Apa aku nggak bisa menerima kenyataan ini? Aku tahu aku salah, sangat salah tapi, aku juga nggak mau hal ini terjadi.
Apa aku akan memiliki seorang pengganti dikeesokkan harinya? Apa kamu akan ada disampingku lagi? Aku terus mempertanyakan hal itu? 
Hal yang sama sekali tidak penting bagimu. 
jika waktu dapat diputar aku akan menolakmu takkan pernah menghubungi sekalipun tapi kenyataan itu tidak bisa. pahit sekali, sangat amat pahit.
tapi kenapa semua ini bisa berubah? Kenapa? Aku masih nggak bisa menerima ini semua. Kenapa aku masih bisa ngelepasin kaka? 

Jumat, 10 Februari 2012

Kenapa ya aku takut kalo dia putus ama pcarnya? Apa karena aku takut kehilangan kakak?

Jijik yaa -__-
aku tahu tapi, kenapa ya kaya gini? Apa normal? Kayaknya nggak deh...

kenapa aku takut? Bodoh ya...
Aku ga bisa percaya tapi emang ga bisa percaya -____-
dan aku ga suka kalo kaya gini..
Jujur ga bisa!!!!!!!!!
tapi aku pengen bisa..

kakak, semakin lama bisa aku semakin dewasa?

Jumat, 03 Februari 2012

Uuuuuh...sampai sekarang aku belum ngerti perasaan kakak, kenapa kakak menutup diri? Kenapa kakak dingin? Kenapa kakak berlaga nggak peduli? Kenapa banyak tekanan aneh?

Banyak yang nggak suka ama aku gara-gara aku sama kakak tapi, emang itu salah? Apa emang aku ga pantes? Apa orang yang cantik yang bisa sama kakak? Mungkin iyaa, tapi kenapa aku berdiri di sini? Disamping kakak? Apa karena aku bodoh? Aaah~ kenapa aku harus ada di posisi kayak gini?

Tapi, dari semua pertanyaan ini kenapa aku suka ama kakak?

Pertanyaan itu adalah yang terpenting. Kenapa aku suka ama orang kayak kakak yang dikenal dikalangan sekolah terus, kenapa kakak nembak aku? Kenapa kakak milih aku?
Emang kakak nggak malu?

 Bisa mereka jawab pertanyaanku ini?

Kamis, 02 Februari 2012

Kenapa harus aku yang selalu memikirkan tentang ini?
Kenapa aku yang harus tahu apa kabar kamu sedangkan, kamu nggak?

Kenapa itu Selalu aku?

Aku tahu aku yang menyukaimu, aku tahu aku yang harus selalu disamping kamu tapi, bukankah ini terlalu aneh? Kenapa kau tidak bisa mendapatimu seperti pasangan yang lainnya? Mengobrol, berbicara bersama? Bukan itu aneh?

Selalu dan, selalu terkadang aku ingin mengakhiri tapi, ternyata akhirnya aku mengalah dan membuat tak berdaya. Aku tahu aku bodoh, tidak cantik, tidak manis dan juga tidak pintar tapi, apa harus kau melakukannya seperti ini?

kamu...bisa kamu mengerti perasaan aku ini? Aku selalu berharap ada sesuatu yang bisa mengubahmu? Aku harap begitu~